Translate

Jumat, 10 Juli 2015

Masuk surga dan Masuk neraka karena seeokor lalat

Imam Thariq bin Syihab pernah berkata dalam majelis pengajiannya, "Ada orang yang masuk surga karena seeokor lalat, dan ada pula yang masuk neraka karena seekor lalat."

Tak ayal, kaum Muslimin yang hadir dalam pengajian itu terperanjat mendengar perkataan Imam Thariq bin Syihab. Mereka penasaran.

"Bagaimana hal itu bisa terjadi" tanya mereka serempak.
Lalu Imam Thariq bin Syihab menuturkan sebuah kisah indah,
"Ada dua orang melakukan pengembaraan. Suatu hari mereka memasuki daerah yang didiami oleh sebuah kaum yang menyembah berhala. Kaum itu memiliki berhala yang disembah dan dikeramtkan. orang yang melewati daerah mereka,harus memberikan korban sebagai sesembahan untuk berhala itu. Jika tidak mau memberikan korban, maka mereka tidak akan dibiarkan keluar dari daerah itu dalam keadaan hidup. Dan orang itu pun mengalami hal yang sama. Mereka harus memberikan sesembahan pada berhala. Lelaki pertama sangat takut pada kematian. Karena dia tidak memili apa-apa, akhirnya dia menangkap seekor lalat dan memberikannya kepada berhala itu sebagai sesembahan.
Sedangkan lelaki yang kedua, tetap teguh memegang akidahnya. dia tidak mau berkorban untuk berhala itu, meskipun dengan seekor lalat. dia memilih untuk taat pada ajaran agamanya; berkorban boleh dilakukan jika sesuai dengan syariat, yaitu kurban Idul Adha yang dilakukan ikhlas karena Allah. sedangkan memberikan sesembahan pada berhala, - meskipun hanya dengan seeokor lalat-adalah perbuatan menyekutukan Allah. itu adalah dosa paling besar akhirnya, dia dibunuh. Dia mati syahid mempertahankan akidahnya dan masuk surga.
Adapun lelaki yang satunya, akhirnya meneruskan perjalanan. Namun naas, baru berjalan beberapa puluh langkah, di tengah padang pasir dia digigit ular berbisa dan akhirnya mati. Namun, dia mati dalam keadaan musyrik (menyekutukan Allah). Dia masuk neraka karena menyekutukan Allah, dengan mempersembahkan seekor lalat pada berhala."



*Semoga bermanfaat yah dengan adanya cerita seperti ini, jadi kita tidak bisa membunuh binatang dengan seenaknya, ambil pelajarannya guys ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar